Pages

Selasa, 23 Oktober 2012

Makna?

Sesuatu yang dianggap bermakna bagi seseorang akan selalu dijaganya, dirawatnya, dipandanginya, dikenangnya, seakan-akan itu menjadi sesuatu yang teristimewa untuknya. Tetapi sesuatu yang bermakna untuk seseorang belum tentu bermakna untuk orang lain. Belum tentu sama orang lain memandangan hal yang bermakna itu sepertimana orang yang menganggapnya bermakna memandangnya. Walaupun mungkin jika itu berbentuk benda, orang lain sesungguhnya melihat benda yang sama. Tetapi perbedaan perlakuan, sikap, cara orang yang satu terhadap benda tersebut akan memberikan kita satu informasi penting, bahwa nilai benda tersebut berbeda bagi dua orang itu. Apa yang membedakan? Makna. Mata mereka melihat benda yang sama, tetapi makna akan membuatnya berbeda. Makna memberikan pemandangan yang lebih dari sekedar apa yang dilihat oleh mata, makna memberikan rasa yang lebih dari sekedar manfaat yang bisa dihasilkan dari sang benda. Bisa saja benda yang dianggap bermakna adalah benda yang justru tidak bisa digunakan sama sekali, atau sudah tidak bisa lagi digunakan yang berarti sebelumnya bisa digunakan. Makna memberikan suatu hal yang lain. Makna. Dimana makna itu? mungkin ia menemani sepanjang perjalanan benda itu sampai kepada pemiliknya, atau mungin ia ada ketika benda itu ada juga. Makna bisa lahir karena sejarah, makna bisa lahir karena kenangan, atau makna bisa juga hadir saat itu juga, karena saat itu bermakna dan benda itu berada di sana, bersamaan dengan terjadinya kejadian yang bermakna. Dan akhirnya seseorang akan memilih dengan lebih memperhitungkan makna daripada apa yang mampu diukur matanya, apa yang nampak menjadi tidak begitu berharga dibandingkan suatu hal yang lebih memberikan makna baginya. Dengan begitu ia merasa hidupnya akan lebih berarti. 

Bagaimana sesuatu itu seharusnya hingga ia dapat disebut bermakna?

Makna lahir pertama kali dari pemaknanaan dari makna itu sendiri. Semoga makna bagiku adalah makna yang bermakna.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar