ir a principal |
Ir a lateral
25 Oktober 2012 (Diantara Dua Dunia)
Diantara Dua Dunia,
Yang satu sepi dan satu lagi ramai,
Aku memilih sepi meski berada di tempat yang
ramai,
Menerobos kumpulan manusia dan menjadi salah
satu diantarannya,
Diantara Dua Dunia,
Dalam sesaknya,
Aku berusaha mengalah atas diriku,
Melunturkan apa yang berbeda,
Untuk menjadi yang sama.
Tertawa bersama,
Padahal jiwa dalam
kegelisahan,
mengikuti perbincangan mereka,
meskipun jiwa hendak sampaikan apa yang
dikhawatirkan,
jika ada masa, aku malah diam,
tak kuasa memulakan dan menyampaikan
kenyataan.
Menikmati alur waktu,
Menunggu semua berbalik,
Duniaku yang sepi teramaikan,
Meski tak tahu dalam detik keberapa,
Namun, Aku tetap menunggu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar