Pages

Sabtu, 22 Desember 2012

25 Oktober 2012 (Diantara Dua Dunia)


 

Diantara Dua Dunia,

Yang satu sepi dan satu lagi ramai,

Aku memilih sepi meski berada di tempat yang ramai,

Menerobos kumpulan manusia dan menjadi salah satu diantarannya,

 

Diantara Dua Dunia,

Dalam sesaknya,

Aku berusaha mengalah atas diriku,

Melunturkan apa yang berbeda,

Untuk menjadi yang sama.

 

Tertawa bersama,

Padahal jiwa dalam kegelisahan,

mengikuti perbincangan mereka,

meskipun jiwa hendak sampaikan apa yang dikhawatirkan,

jika ada masa, aku malah diam,

tak kuasa memulakan dan menyampaikan kenyataan.

 

Menikmati alur waktu,

Menunggu semua berbalik,

Duniaku yang sepi teramaikan,

Meski tak tahu dalam detik keberapa,

Namun, Aku tetap menunggu.

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar