Seandainya ada yang mampu melongok ke dalam hatimu
Akan dirinya ketahui bahwa api yang tak pernah padam itu tidak kekal
Ia dipertahankan, dijaga dengan tiupan yang terus menerus
Dibayar oleh peluh yang membasahi sekujur tubuh
dan panasnya hawa asap bertemu muka
hingga tak kau rasakan lagi kulit yang menggelap karena hangus
kau jaga sekuat tenaga meski orang-orang memilih putus asa
selama kayu-kayu itu masih ada, bagimu cukup sebuah karunia
kegembiraanmu mengusir resah melupakan keraguan kayu-kayu yang telah basah
semangatmulah telah berdaya mengubah kemungkinan menjadi keyakinan
tetapi sayang, pandangan mereka tak sampai menembus kedalaman batinmu,
sebab pintu masuknya kau tutup rapat
tak kau biarkan setengah peluh pun menyentuh tanah
biar panasnya kau tanggung seorang diri
pahit abunya kau hirup sendiri
sebab kelak saat musim dingin yang menggigit tiba
api itulah yang akan menghangatkan
dan orang-orang akan berkerumun mencari panasmu
ya, api yang sejatinya ada dalam dirimu.
inspirasi: Dr. U&D, dan Kang S
Tidak ada komentar:
Posting Komentar