Kadang aku berfikir, kenapa aku begitu menyukai gunung? mengapa setelah perjalananku yang memakan waktu, gunung tetap memiliki pesonanya sendiri untukku, mendaki gunung tetap menjadi kegiatan yang ingin kulakukan, dan kalau pun aku tidak memiliki waktu dan kesempatan lagi, aku berharap di kehidupan yang lain aku tetap bisa mendaki gunung.
mungkin karena kesunyiannya? ya, bisa jadi. padahal kesunyiannya juga bisa mejadi sesuatu yang mencekam.. tapi bagiku, memang gunung memiliki suaranya sendiri. suara kesunyian yang menenangkan. atau mungkin karena selama mendaki, aku memiliki lebih banyak kesempatan untuk berbincang dengan diriku sendiri? aku lebih bisa melihat diriku sendiri dalam keadaan yang jernih dan jujur. melihat kehidupanku, fase yang sedang kujalani.. dan tujuan hidupku sendiri/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar