Pages

Senin, 08 September 2025

eYANG DAN wAKTU

Terbiasa menghabiskan waktu bersama eyang terkadang membuat waktuku berjalan begitu lamban. Bukan hal yang kusesali sama sekali, sebaliknya, aku begitu bersyukur. Eyang adalah seseorang yang sangat sederhana, isi fikirannya tidak bertumpuk-tumpuk sepertiku. Bersama dengan eyang membuatku terbiasa mengerjakan sesuatu dengan lamban, satu per satu. Mengikuti ritme eyang. Ketika berjalan pun aku harus menunggu. 

Kemudahan memang membuat kita mudah menumpuk sesuatu, menutut diri untuk serba cepat dan tidak ingin kehilangan waktu. Tetapi apakah hari-hari kita cukup bermakna dengan seperti itu? Eyang mengajariku tertib, totalitas mengerjakan sebuah hal, dan sabar... karena segala sesuatu yang ingin hasilnya maksimal, membutuhkan waktu (dan fikiran kita yang berada di situ).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar