Mengapa sungguh khawatir kepada temanmu yang berbelas bahkan berpuluh tahun bagimu belum menjadi apa-apa? Bukankah hidupnya dipenuhi dengan hal-hal baik? Bukankah ia telah berjuang-bertahan sekian lama untuk menjadi orang baik? Tidakkah itu cukup untukmu?
Siapa yang kau jadikan panutan sehingga kau memandangnya rendah, tidak berkemajuan, tidak berkembang, diam, kurang berperan,
Kau lihat saja sekarang, seseorang yang mengabdi pada institusi, pesuruh kelas rendah yang tidak punya visi selain mengerjakan pekerjaan sederhana setiap hari, pekerjaan yang sama yang tak berkemajuan dan tak jelas jenjang karirnya saja, bisa diangkat setelah sepuluh berbelas bahkan puluhan tahun kerja dengan kerjaan yang itu-itu saja,
apatah lagi kawanmu itu yang berusaha terus mengabdi pada Rabb-Nya, berusaha setia pada gurunya, berkhidmat pada komunitasnya... tidakkah suatu saat Allah akan mengangkat derajatnya juga? mengapa kekhawatiranmu justru memalingkanmu dari kemungkinan ini, duhai saudara seimannya...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar