Hati yang tumpul karena terlalu lama menunggu jamuan yang diharapkannya
Datang setiap hari menyapa sepi dan sendiri
Pergi setiap kali diri tak mampu memenuhi
Sekarang mungkin kondisinya hampir mati
Mungkin ia enggan datang kembali
Karena kesibukan-kesibukan duniawi
Yang menyita hari sehingga tak dapat diri memenuhi
Biarpun gejolak jiwa begitu mengentak
Membuyarkan setiap hal yang memenuhi otak
Namun kuasa diri menjadi begitu tak berdaya
Ia biarkan ia lenyap ditelan waktu begitu saja
Sehingga saat diri menanti datangnya lagi
Disaat segala kesibukan sudah ditelan malam
Ia tak datang kembali, menggetarkan dan memecah konsentrasi
Terus menunggu berharap mampu menemui fajar
namun rupanya diri tak menyanggupi
ia terlelap dalam keadaan hati hampa dan sepi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar