Seperti kuncup teratai yang bermekaran hari ini
Bumi berbahagia melalui pesona pagi yang ditampakkannya
Jejeran buktit mulai berani
menunjukkan rasa percaya diri
Seperti gema tawa anak-anak
yang bermain bola sepak di penghujung senja
Menggetarkan semesta yang tak
pernah alpa mengingat-Nya
Hingga hilang derita matahari
yang hendak meninggalkan bumi
Terlupalah langit dengan
beban dan segala duka yang menunggangi
Berganti mega kemuning yang
menyirami atap-atap rumah dusun dan desa
Seperti itulah saat kau lahir
di muka bumi
Membawa rahmat bagi semesta
Mewujudkan perasaan paling
bahagia seorang Ibu!
Membawa kembali detak
semangat zaman yang kian rapuh
Mengaliri berkah di
sudut-sudut yang tandus dan kering
Menghidupkan tetumbuhan yang
nyaris mati
Menerbitkan bisingnya pekikan
makhluk di belantara hutan
Betapa kehadiranmu menjadi
kabar terindah!!
Seperti tawamu di hari ini
dan masa depan
Ketika segala harap tak
tertunaikan,
Dan dari gelapnya dunia tak
kau tangkap petaka,
Saat tugas dilalaikan, saat
kehidupan kau jadikan segalanya,
Saat tak kau indahkan lagi
segala maksud Tuhan,
Saat kau alpai tanggung jawab
utama.
Dan semesta hampir menjumpai
keputus asaan
Gegap gempita berganti
kesedihan tak berkesudahan
Ilalang tumbuhan menunggu
ajal
Reptil mamalia menanti
kenestapaan
Lainnya hanya tinggal giliran
Apalah arti, peringatan yang
setahun sekali
Jika diri tak pernah betul
memaknai,
Sudahpun Dia bilang hidup
hanya sekejap






Tidak ada komentar:
Posting Komentar