Pages

Rabu, 14 Juni 2017

sepuluh hari lagi


apakah kau tega meninggalkanku dalam keadaan begini?
hatiku masih penuh lumpur dan karat,
sedangkan kau akan beranjak sepuluh hari lagi.
apa yang dapat ku perbuat?
bukankah tak mungkin mencegahmu pergi?

seharusnya aku mengerti,
adakah setahun lamanya kau disini,
diri-diri yang lalai tetap akan abai.
kenapa kesadaran ini tidak muncul setiap hari,
apalagi dalam detik menit selama kau di sini.

ketika kau hendak pergi, barulah kesadaran itu kembali
kemana dua puluh hari kemarin?
bukankah memalukan,
kau datang membawa harapan dan kesempatan
tetapi orang-orang malah disibukkan dengan hiburan yang membawa kegagalan
kau datang membawa air jernih kehidupan
tetapi orang-orang mencari-cari kematian
kau datang membawa obat-obat penawar
tetapi orang-orang lebih memilih menjadi pesakit-pesakit gusar
kau datang membawa keselamatan serta ketenangan
tetapi orang-orang belum puas berenang-renang dalam keresahan

namun kau tetap saja menanti, sampai habis tiga puluh hari
lalu menyaksikan orang-orang yang tidak layak merayakan apa-apa
tetapi dengan bangga mereka bilang "ini hari raya!"
apa yang sebenarnya mereka rayakan?
adakah yang mereka rayakan kepergianmu,
adakah mereka merayakan kelalaiannya sendiri.

sebenarnya Tuhan sangatlah pemurah!
meski kami lalai abai pada rahmat dan nikmatNya
meski kami sia-siakan pintu ampunan dan rezekiNya
tetap didatangkanNya juga Ramadhan setahun sekali
tetap diberiNya Ramadhan sebulan penuh arti.
tidak berkurang, malah DIA tambahkan umur kami.
meskipun kami terus saja melewatinya berkali-kali,

Ya Allah, dapatkah kami..
dapatkah kami menebusnya mulai hari ini?
meski Ramadhan hanya tinggal beberapa hari lagi,
izinkan kami Yaa Rabb,
menggenggam yang sepuluh hari, agar terbenam dosa-dosa kami
izinkan kami Yaa Rabb, tejaga mulai hari ini
tersadar setiap nafas yang kami hembusi
akan kehadiran kami di muka bumi
yang tak lain adalah buah Cinta dan Kasih Sayang-Mu yang tak tertandingi......!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar