Kudengar Ramadhan
dari keheningan
dari kelalaian menghayati Rajab dan Sya’ban
kudengar dari kesadaranku yang sesekali
dan terlupa lagi
kudengar Ramadhan bila gelap telah memekat
siangku diterangi urusan dunia
disibukkan pikiran yang tiada habisnya
dikerjai-akali oleh ilusi dan penat
bila lelah sudah malam sudah
suara jangkrik menjelma bisik
barulah kucari apa yang terlupa
kuingat apa yang hilang
kadang jumpa kadang alpa
kecuali jika,
jika siang berubah mendung
waktu berlalu terkatung-katung
sinar siang hitam memekat
gelap malam memendar sinar pekat
sebab dalam sakit,
teringat apa yang seharusnya
ternampak apa yang sebenarnya
barulah kudengar lekat-lekat
dengungan renung laksana obat
kudengar sayup perlahan
melalui gemuruh degup kerinduan
Ramadhan dalam perjalanan
Membawa hadiah dari Tuhan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar